Keluarga BCA-minded

Nampaknya kalau saya ‘betul-betul’ menceritakan semua hal tentang “Berbagi cerita bersama BCA” blog saya bukan lagi menjadi blog pribadi ya, mungkin saja akan menjadi “Blog Media Marketing BCA”. Loh kenapa ya?

Nah, Coba anda bayangkan, mulai dari BCA berdiri sampai pada tahun 2012 ini sudah ada sekitar 10 juta orang yang menjadi nasabah BCA! Wah jumlah yang mengejutkan ya, karena 10 juta itu kalau dijadikan kerupuk bisa dijadikan pulau kerupuk sepertinya .  Kemudian dari 10 juta orang tersebut  ternyata sudah ada 4 orang yang setia sebagai nasabah BCA. Loh, siapa aja ya? Oke, mari lanjut.

Dua orang dari nasabah setia tersebut adalah tiada lain kedua orang tua saya. Bagaimana tidak disebut setia kalau mereka berdua adalah nasabah BCA sejak umur 18 tahun sampai sekarang keduanya berumur 55 tahun. Artinya, sudah 44 tahun menjadi nasabah BCA loh! Nah, kalau ditanyakan kepada beliau-beliau ini kenapa masih menjadi nasabah BCA sampai sekarang, ini dia jawaban dari mama saya :

”Susah ya kalau mencari layanan perbankan seprofesional BCA, menurut mama sih sulit untuk menandingi nya. Kemudian adanya discount-discount di berbagai tempat hiburan, restoran dan pusat perbelanjaan melalui produk perbankan kartu kredit BCA juga sangat menarik, sehingga budget segala keperluan bisa dihemat. Lalu, apalagi dulunya mama membuka rekening itu tiada lain untuk merencanakan berbagai rencana masa depan mama nantinya. Alhamdulillah tuh, ada beberapa yang terwujud, Yaaa… Meskipun dalam setiap gebyar tahapan BCA mama ga pernah dapat, ya mungkin belum rejeki aja.hehehe” (Oh, maaf ada intermezzo terakhirnya ).

Kemudian, berikut ini adalah jawaban dari papa saya :

”Wah, ya karena yang paling utama adalah produk perbankan BCA menawarkan produk-produk yang sesuai dengan keinginan papa, terutama produk layanan invertasi nya ya. Dan juga apalagi karena sekarang kita hidup di jaman yg modern, kita harus pinter-pinter nih pilih-pilih produk perbankan. Setelah papa pilih-pilih memang BCA yang tetap unggul dalam mengatasi solusi perbankan.”

Setelah testimoni yang didapat dari nasabah BCA yang sudah sepuh tersebut, readers semua pernah dengar kan kalau ada pepatah,”Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.” Ya sudah ketebak selain kedua orang tua saya sebagai nasabah SEsetia (setia nya sudah paling sepuh), 2 orang nasabah setia lainnya adalah saya dan kakak saya. Lain halnya dengan pengalaman menjadi nasabah BCA yang berpuluh-puluh tahun seperti halnya kedua orangtua saya,  kakak saya BARU menjadi nasabah BCA selama 7 tahun dan saya sendiri BARU ± 6 tahun. Dibilang BARU karena perbandingannya memang orang-orang yang menjadi nasabah selama 44 tahun loh (baca : mama papa saya dan kakak saya). Jawaban kakak saya kenapa masih jadi nasabah BCA, adalah :

“Ya awalnya kan karena rujukan dari mama papa, tapi setelah kesini kesini memang pilihan orang tua tuh ga pernah salah (kok kayak nyari jodoh sih) kalau menjadi nasabah BCA ternyata memang banyak menawarkan kebebasan finansial. Terutama produk perbankan menabung dari BCA dengan jenis tahapan yang beragam, jadinya kita dapat menabung sesuai kebutuhan kita.”

Kalau saya? Kok menjadi nasabah BCA sampai 6 tahun gini? Padahal dengan kompetitor-kompetitor lainnya yang mungkin menawarkan berbagai produk menggiurkan dan menarik, bisa saja berpindah hati menjadi nasabah bank lainnya. Jawaban terbaik adalah :

”Wah, susah bro, selain orang tua saya dua-duanya pengguna BCA, otomatis layanan perbankan seperti transfer-transfer uang akan lebih efisien jika dalam rekening bank yang sama, kemudian saya juga merupakan penggemar belanja online. Berbagai kemudahan transaksi yang BCA berikan seperti online banking ini sungguh mempermudah kegiatan belanja saya yang kebanyakan via online karena tingginya mobilitas saya sehari-hari.”

Nah, readers ini dia 4 nasabah setia nya BCA :

Ki-ka : Papa – Me- Mama – Older sister

Seperti yang telah saya katakan tadi diawal, blog saya akan menjadi blog Bank BCA kalau menceritakan semua pengalaman bersama BCA. Cerita saya hanya beberapa ‘curhatan’ nasabah BCA dalam keluarga saya yang hanya diringkas dalam 700 kata, namun saya yakin kalau diuraikan lebih panjang lagi, ungkapan manfaat menjadi nasabah BCA selama bertahun-tahun bisa berkali kali lipat jumlahnya dari 700 kata. Terimakasih BCA atas segala solusi perbankan nya, layanan rencana masa depan nya, berbagai kemudahan transaksi nya, berbagai produk perbankan yang menarik nya, profesionalitas layanan perbankan nya dan juga kebebasan finansial yang diberikan.

Sukses selalu atas situs http://bca.co.id nya. Semoga dengan “curhatan” blog saya ini, selain saya  dapat memberikan informasi kepada readers blog saya semua bahwa,”Nih, ada loh orang-orang yang setia menjadi nasabah BCA karena berbagai produk perbankan BCA yang inovatif dan juga karena layanan perbankan BCA yang ditangani secara profesional.” Mungkinkah berpindah hati dengan pelayanan yang nyaman seperti ini? Well, that’s my story. How’s yours? Let’s share your story with :

Comments Box

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s