CACAO (Theobroma cacao)

Cacao (Theobroma cacao) atau tanaman cacao adalah sejenis pohon kecil (berukuran 4-8 m) berdaun hijau yang termasuk ke dalam famili Sterculiaceae (disebut juga Malvaceae), yang berasal dari suatu daerah tropis di Amerika.

Bunga cacao tumbuh dari batang pohon cacao atau dari ranting dari pohon cacao yang sudah tua. Bentuk bunga cacao ini kecil dengan diameter 1-2 cm dan kelopak bunga berwarna pink. Kebanyakan bunga di lingkungan ini melakukan penyerbukan dengan bantuan lebah atau kupu – kupu, namun lain hal nya dengan bunga cacao, bunga ini melakukan penyerbukan dengan bantuan kumbang yang menyebabkan penyakit diptera. Buah polong kakao dimana sebutan untuk buah kakao ini berbentuk seperti telur yang panjang nya 15-30 cm dan lebar nya 8-10 cm berwarna kuning matang menuju orange, dan massanya 500 gr bila buah sudah matang. Buah polong nya terdiri dari 20 – 60 benih yang biasanya disebut “beans” yang terdapat di dalam daging buah. Setiap benih cacao memiliki kandungan lemak (40-50% mengandung cocoa butter). Benih – benih tersebut memiliki unsur utama penghasil theobromine, yaitu bahan campuran untuk membuat kafein.

Orang Eropa yang pertama kali menemukan buah cacao ini adalah Christopher Columbus dan kru nya pada tahun 1502, ketika mereka menangkap sebuah perahu di Guanaja yang berisi pencarian misterius “buah almond”. Pengetahuan pertama di Eropa tentang coklat berasal dari bentuk makanan yang dikenalkan oleh masyarakat Spanyol ketika mengadakan pertemuan dengan masyarakat Moctezuma di Ibukota Aztec, Tenochtitlan pada tahun 1519. Buah cacao dan produk – produk pertanian yang dibawa oleh masyarakat Spanyol pada masa itu dikenalkan oleh Kekchi Maya pada tahun 1544. Samapi satu abad ini, semua hal yang berhubungan dengan masakan dan pengobatan dari bahan baku cokelat telah berkembang sampai ke Prancis, Inggris dan semua tempat di Eropa Barat. Berdasarkan perkembangan produk dari cacao ini, Masyarakat Prancis membuat perkebunan Cacao di Carribean, dan Masyarakat Spanyol membuat perkebunan di daerah jajahan mereka, Filipina.

Buah cacao ini terbagi menjadi 3 kelompok pengolahan untuk pembuatan cocoa dan coklat. Yang paling berharga, yang jarang ditemukan, dan yang paling mahal adalah kelompok cocoa Criollo. Hanya 10% ciklat yang terbuat dari Criollo, yang mempunyai rasa pahit dan ebih beraroma dibanding kacang yang lain. Kebanyakan coklat yang dikonsumsi masyarakat kebanyakan iniadalah 80% berasal dari kelompok Forastero. Beberapa produk yang menggunakan bahan dasar cocoa antara lain : Cadbury, Hershey’s, Nestlé and Mars.

Selain itu ada beberapa hal pula yang dapat mengganggu pertumbuhan cacao, anatara lain yang disebabkan oleh serangga, fungi, Goongan Oomycetes, Virus dan beberapa hewan vertebrata lainnya.

3 thoughts on “CACAO (Theobroma cacao)

Comments Box

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s